Doa Masuk Dan Keluar Kamar Mandi serta Adapnya

Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi – Memahami pentingnya membaca doa saat memasuki dan meninggalkan kamar mandi adalah bagian dari praktik keagamaan yang menjadi kewajiban bagi umat Islam. Dalam hadis, kamar mandi dianggap sebagai tempat yang dilalaikan oleh iblis. Untuk lebih memahami hal ini, mari kita telaah lebih lanjut!

Sunnah Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk mempraktikkan adab dan ketaatan kepada Allah SWT. Salah satu aspek yang sering diabaikan adalah doa saat memasuki dan meninggalkan kamar mandi. Dengan mengamalkan sunnah ini, kita menunjukkan rasa hormat dan ketaatan kita kepada-Nya.

Kamar mandi dalam Islam dianggap sebagai tempat yang paling disukai oleh iblis karena kekotorannya. Namun, dengan membaca doa ini, kita memohon perlindungan dari godaan syaitan. Ini adalah langkah kecil namun penting dalam menjaga kesucian dan spiritualitas kita.

Memahami makna doa ini membantu kita menyadari bahwa setiap tindakan kecil pun dapat menjadi ibadah. Ketika kita melangkah masuk ke dalam kamar mandi, membaca doa tersebut adalah cara untuk mengingat kehadiran Allah dalam setiap langkah kita.

Bukankah mengingat Allah adalah inti dari kehidupan seorang Muslim? Dengan membiasakan diri membaca doa saat memasuki dan meninggalkan kamar mandi, kita memperkuat ikatan spiritual kita dengan Sang Pencipta. Ini adalah praktik yang sederhana namun memiliki dampak besar dalam memperkokoh iman kita.

Dalam kesibukan sehari-hari, seringkali kita lupa untuk menyisihkan waktu sebentar untuk berkomunikasi dengan Allah. Namun, membaca doa saat memasuki dan meninggalkan kamar mandi adalah salah satu cara sederhana namun efektif untuk terus mengingat-Nya dalam setiap langkah kita.

Janganlah remehkan kekuatan doa. Dengan membiasakan diri membaca doa ini, kita memperoleh perlindungan dari gangguan syaitan di tempat-tempat yang dianggap kotor dalam ajaran Islam. Ini adalah langkah kecil namun penting dalam menjaga kesucian diri dan kebersihan spiritual.

Hadist Tentang Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Dalam rutinitas sehari-hari, seorang Muslim dituntut untuk selalu mengingat Allah dalam setiap langkahnya. Salah satu momen penting adalah saat memasuki dan meninggalkan kamar mandi. Rasulullah SAW telah menganjurkan kita untuk membaca doa saat melakukan aktivitas ini.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa syaitan memohon kepada Allah untuk diberikan tempat tinggal di tempat-tempat yang banyak dikunjungi manusia. Tempat tinggal ini tidak hanya mencakup rumah-rumahan, tetapi juga tempat-tempat seperti kamar mandi yang sering digunakan oleh manusia sehari-hari. Syaitan berusaha untuk mengganggu dan menggoda manusia di tempat-tempat tersebut.

Toilet-toilet adalah hunian jin. Oleh karena itu, jika di antara kalian ada yang ingin masuk, bacalah doa: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan jin laki-laki dan jin perempuan,” (HR Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad dari Zaid ibn Arqam).

Doa-doa saat memasuki dan meninggalkan kamar mandi tidak hanya ditekankan dalam hadis, tetapi juga ditemukan dalam Al-Quran. Salah satunya terdapat dalam surah Al Muddaththir ayat 4 dan 5.

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ ۗ وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ ۗ وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ ۗ

Wa rabbaka fakabbir, wa thiyabaka fathahhir, Wa ar-rujza fahjur.”

Artinya: 

“Dan Tuhanmu mulialah, maka bertasbihlah (kepada-Nya), Dan pakaianmu bersihkanlah. Dan perbuatan dosa tinggalkanlah.”

Dari hadis tersebut, kita dapat memahami bahwa pentingnya membaca kedua doa ini dalam setiap kesempatan. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa setiap tindakan, sekecil apapun, harus diawali dan diakhiri dengan doa. Doa ini juga merupakan wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

Lafadz Doa Masuk dan Keluar WC dan Artinya

Bagaimana seharusnya doa dan etika yang diperlukan saat berada di dalam kamar mandi? Mari kita telusuri doa-doa tersebut di bawah ini!

1. Doa Masuk Kamar Mandi atau WC

Kamar mandi tidak hanya tempat untuk membuang kotoran, tetapi juga menjadi fokus perhatian syaitan. Ketidakmurnian tempat ini mengundang keberadaan mereka.

Doa Masuk Kamar Mandi WC

Doa-doa sebelum dan setelah masuk bukan hanya untuk menghindari godaan syaitan, tetapi juga menyembunyikan aurat kita dari penglihatan mereka yang jahat. Dengan demikian, kita memperoleh perlindungan spiritual yang penting.

Membaca doa saat masuk dan keluar WC merupakan praktik sederhana namun sangat bermakna. Kedekatannya dengan Allah dan perlindungan-Nya membuatnya menjadi amalan yang harus dilakukan secara rutin.

Saat hendak membuka pintu WC, membaca doa menjadi adab yang penting. Langkah pertama kita memasuki kamar mandi dengan kaki, menunjukkan rasa hormat dan kesadaran kita terhadap kesucian tempat tersebut.

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

“Bismillaah, Allaahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaaits.”

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari jin laki-laki dan jin perempuan.”

2. Doa Keluar Kamar Mandi Atau WC

Selain doa saat memasuki kamar mandi, juga penting mengetahui doa setelah keluar WC. Rasulullah SAW mengajarkan hal ini. Doa-doa tersebut melindungi dari syaitan dan mengungkapkan rasa syukur.

Setelah selesai menggunakan WC, ucapkanlah Alhamdulillah sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT. Berikut adalah lafadz doa tersebut dalam bahasa Arab dan latin.

Doa Keluar Kamar Mandi

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

“Ghofirokallahu, alhamdulillahil ladzi adzhaba ‘anni al-adza wa ‘aafani.”

Artinya:

“Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan rasa sakit dan menyembuhkanku.”

Keutamaan Membaca Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Seperti halnya sunnah lainnya, mengamalkan doa saat memasuki ataupun meninggalkan kamar mandi memiliki beragam keutamaan. Berikut adalah beberapa keutamaan yang bisa dirasakan ketika mempraktikkan bacaan ini:

1. Keutamaan Doa Masuk Kamar Mandi atau WC

Beberapa hadis menyoroti pentingnya doa saat memasuki WC karena memiliki beberapa keutamaan yang patut diperhatikan:

  • Mengingat keberadaan Allah SWT dalam segala situasi, termasuk saat memasuki kamar mandi.
  • Mendapatkan perlindungan dari gangguan syaitan dengan konsisten membaca doa.
  • Menjaga kesucian diri saat memasuki tempat yang mungkin kurang bersih.

2. Keutamaan Doa Keluar WC

Doa saat keluar dari kamar mandi juga memiliki keutamaan yang beragam, di antaranya adalah:

  • Mendapatkan pahala karena mengikuti salah satu sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
  • Sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan ampunan kepada Allah SWT.
  • Menyadari bahwa setiap aktivitas, termasuk di dalam WC, merupakan anugerah dari-Nya.
  • Menghindari potensi munculnya berbagai penyakit setelah menggunakan kamar mandi.

Adab Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Melafalkan doa saat masuk dan keluar WC adalah bagian dari etika yang seharusnya diamalkan oleh umat Islam. Namun, selain itu, terdapat banyak lagi adab penting lainnya yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Melangkah Dahulu dengan Kaki Kiri

Setelah membaca doa di depan pintu kamar mandi, melangkah dengan kaki kiri pertama kali adalah etika yang dianjurkan. Begitu pula ketika keluar dari kamar mandi, kaki kanan sebaiknya didahulukan.

Rasulullah SAW telah mengajarkan langsung adab ini kepada umat Islam. Sudah ada hadis yang meriwayatkan pentingnya mengikuti adab ini. Itulah sebabnya penting bagi umat Islam untuk mengikutinya.

Sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW Berikut ini:

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِى تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِى شَأْنِهِ كُلِّهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sandal, menyisir rambut, ketika bersuci dan dalam setiap perkara (yang baik-baik).” (HR. Muslim, No. 268).

2. Hindari Bersuara Saat di dalam Kamar Mandi

Selain langkah kaki kiri, bicara di WC juga tidak disarankan. Kamar mandi adalah tempat pribadi yang harus dihormati.

Rasulullah SAW telah menegaskan larangan berbicara di toilet. Ini menunjukkan pentingnya menjaga kesucian dan privasi.

Hadis Ibnu Umar menegaskan larangan berbicara di WC. Ini menunjukkan keutamaan menjaga kesunyian di sana.

أَنَّ رَجُلاً مَرَّ وَرَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَبُولُ فَسَلَّمَ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ.

“Ada seseorang yang melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang kencing. Ketika itu, orang tersebut mengucapkan salam, namun beliau tidak membalasnya.” (HR. Muslim)

3. Dilarang Membelakangi dan Menghadap ke Arah Kiblat

Salah satu adab penting di WC adalah tidak menghadap atau membelakangi arah kiblat. Ini perlu dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan rumah.

Kamar mandi sebaiknya tidak dibuat menghadap atau membelakangi kiblat. Ini disampaikan dalam hadis riwayat Bukhari.

إِذَا أَتَيْتُمُ الْغَائِطَ فَلاَ تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ وَلاَ تَسْتَدْبِرُوهَا ، وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا » . قَالَ أَبُو أَيُّوبَ فَقَدِمْنَا الشَّأْمَ فَوَجَدْنَا مَرَاحِيضَ بُنِيَتْ قِبَلَ الْقِبْلَةِ ، فَنَنْحَرِفُ وَنَسْتَغْفِرُ اللَّهَ تَعَالَى

“Jika kalian mendatangi jamban, maka janganlah kalian menghadap kiblat dan membelakanginya. Akan tetapi, hadaplah ke arah timur atau barat.” Abu Ayyub mengatakan: “ Dulu kami pernah tinggal di Syam. Kami mendapati jamban kami dibangun menghadap ke arah kiblat. Kami pun mengubah arah tempat tersebut dan kami memohon ampun pada Allah Ta’ala.” (HR. Bukhari)

4. Jangan Membawa Suatu Benda yang Menyematkan Asma Allah dan Nabi

Ketika memasuki kamar mandi, sebaiknya hindari membawa barang yang memiliki nama-nama Allah atau nabi.

Tidak hanya itu, mengucapkan “bismillah” sebaiknya dihindari. Ibnu Abidin menjelaskan dalam Al Mawsu’atul Fiqhiyyah.

Ibnu Abidin menegaskan, jika seseorang berwudhu di kamar mandi, apakah wajib baginya membaca bismillah dan doa-doa wudhu.

Menurut Ibnu Abidin, meninggalkan doa-doa karena lokasi tidak disarankan. Namun, Madzhab Hanbali menegaskan kewajiban mengucapkan “bismillah” dalam wudhu. Sedangkan melafalkan dzikir di hati tidak dianggap makruh menurut Madzhab Malik.

5. Selesaikan Istinja dengan Sempurna

Sisa kotoran manusia dianggap sebagai najis, yang dapat mempengaruhi sahnya ibadah. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan diri secara sempurna setelah buang air besar atau kecil.

Istinja yang benar dilakukan dengan menggunakan air dalam keadaan bersih. Namun, di daerah yang sulit air, dapat menggunakan batu.

Jika batu tidak tersedia, daun kering dengan jumlah ganjil bisa digunakan. Selain itu, cebok dengan tangan kiri juga disarankan.

Penutup

Dari ajaran yang diberikan Rasulullah SAW, kita mempelajari betapa pentingnya menjalankan doa masuk dan keluar WC. Sunnah ini bukanlah sekadar rutinitas, melainkan tuntunan agama yang memberikan rahmat dan perlindungan dari Allah SWT. Saat kita memasuki kamar mandi, membaca doa adalah cara untuk mengingat kehadiran-Nya dalam setiap aspek kehidupan kita. Begitu juga ketika kita keluar dari WC, mengucapkan doa adalah ungkapan syukur atas nikmat sehat yang diberikan Allah kepada kita.

Selain doa, adab dalam beristinja juga menjadi bagian penting dari sunnah ini. Menyelesaikan istinja dengan baik, menggunakan air bersih atau batu jika air tidak tersedia, adalah bentuk ketaatan kepada ajaran agama. Hal ini tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga kesucian hati dan jiwa. Rasulullah SAW mengajarkan agar melangkah masuk WC dengan kaki kiri terlebih dahulu, serta membersihkan diri dengan tangan kiri setelahnya.

Praktikkan sunnah-sunnah ini membawa banyak manfaat bagi kehidupan spiritual dan fisik kita. Dengan menjalankan doa masuk dan keluar Kamar Mandi atau WC serta mengikuti adabnya, kita dapat merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Kita juga akan terhindar dari gangguan syaitan dan mendapatkan perlindungan-Nya dalam segala situasi. Oleh karena itu, marilah kita terus mengamalkan sunnah ini sebagai bagian dari ibadah dan upaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan spiritual kita.

Check Also

Doa Shalat Hajat, Arab Latin dan Terjemahannya

Doa Shalat Hajat, Arab Latin dan Terjemahannya

Doa Shalat Hajat – Ketika kita memiliki kebutuhan mendesak, dianjurkan untuk melakukan shalat hajat dan memohon …